• Home
  • /
  • INFORMASI
  • /
  • Selain Terdaftar di OJK, Aplikasi Pinjaman Dana Kredibel Juga Harus Miliki Ini

Selain Terdaftar di OJK, Aplikasi Pinjaman Dana Kredibel Juga Harus Miliki Ini

Sebagai lembaga yang mengatur dan mengawasi segala usaha di bidang sektor jasa keuangan, OJK merupakan acuan wajib bagi kamu untuk memilih fintech pinjaman dana. Memilih fintech pinjaman dana yang terdaftar di OJK akan membantu melindungi kamu dari segala risiko yang muncul di kemudian hari. Terutama yang terkait perjanjian dan transparansi pinjaman. 

Fintech yang sudah terdaftar di OJK biasanya akan memasang logo OJK itu sendiri pada situs atau aplikasinya. Salah satunya Kredivo, yang merupakan fintech pinjaman dana sekaligus kredit digital pertama yang terdaftar di OJK sejak Maret 2018. Kamu juga perlu melakukan crosscheck benar atau tidaknya fintech terkait sudah terdaftar di OJK dengan mengunjungi laman resmi OJK yang merilis daftar fintech yang sudah memiliki izin. 

Namun, nggak cuma hanya terdaftar di OJK saja. Sebagai konsumen atau calon nasabah, kamu juga perlu cerdas dan cermat melihat kredibilitas dari sebuah fintech yang menawarkan jasa pinjaman dana online. Idealnya, fintech yang kredibel dan aman digunakan akan menyediakan 4 informasi penting berikut ini dalam layanannya. 

Kebijakan privasi dan keamanan data pada situs atau aplikasinya

Halaman kebijakan privasi dan keamanan yang biasanya melekat pada sebuat situs atau aplikasi adalah bagian yang paling sering diabaikan dan tidak dibaca. Selain karena bahasa yang digunakan merupakan bahasa hukum atau legal, halaman ini biasanya tersembunyi di bagian footer situs atau aplikasi. Padahal, banyak informasi penting yang bisa kamu ketahui seputar operasional perusahaan fintech terkait yang dinyatakan dalam halaman kebijakan privasi dan keamanan data ini. Mulai dari bagaimana fintech tersebut akan mengolah data-data pribadimu, teknologi yang digunakan fintech, serta bagaimana cara fintech tersebut mengamankan data, semua tertuang dalam halaman ini. 

Biasanya, pada laman ini juga tertulis bahwa jika kamu menggunakan layanan fintech terkait, maka kamu akan dianggap telah menyetujui segala kebijakan dan peraturan yang tertuang di dalamnya. Sebagai contoh, kalau kamu tidak bersedia data-datamu untuk didistribusikan ke pihak ketiga untuk tujuan tertentu, misal kebutuhan marketing, maka, cek lagi kebijakan privasi dan keamanan data dari fintech yang ingin kamu gunakan. Kamu akan menemukan jawaban yang valid pada halaman tersebut. 

Flow pengajuan dan pembayaran pinjaman dana yang jelas

Selayaknya perusahaan yang jualan, dalam hal ini, produk yang “dijual” dan “ditawarkan” fintech adalah akses kredit atau pinjaman dananya. Nah, sudah seharusnya, fintech terkait perlu memiliki halaman khusus yang menjelaskan seputar produk serta alur pengajuan pinjaman pinjaman yang jelas. Begitu juga dengan cara pembayaran atau pelunasannya. Fintech juga perlu menyediakan layanan atau kontak CS yang dapat dihubungi pada situs atau aplikasinya untuk menjawab pertanyaan calon nasabah seputar produk kreditnya. 

Contohnya adalah Kredivo. Apabila kamu mengakses situs kredivo, kamu akan dengan mudah menemukan cara daftar, fasilitas kredit apa saja yang ditawarkan, hingga besaran suku bunga dan juga opsi tenor yang tersedia. Begitu juga ketika kamu download aplikasi Kredivo untuk daftar akun. Di aplikasi, akan ada instruksi jelas seputar cara mendaftar dari A-Z baik untuk akun Basic atau akun Premium.

Informasi aneka biaya yang menyertai pinjaman

Nah, bicara soal pinjaman, pasti nggak lepas dari tingkat suku bunga, limit pinjaman, denda keterlambatan, dan biaya-biaya lain yang menyertainya. Sebab, biaya-biaya inilah yang nantinya juga akan menentukan berapa potongan yang dikenakan ke pinjaman serta besaran angsuran pinjaman per bulannya. Untuk produk kredit yang berbasis online seperti yang ditawarkan fintech, informasi perihal aneka biaya ini perlu ditampilkan secara transparan di situs atau aplikasinya. Hal ini sekaligus bisa jadi filter sekaligus peraturan awal yang harus dipahami calon nasabah, bahwa biaya yang ditampilkan adalah biaya yang harus ditanggung jika mengajukan pinjaman. Dari sini, calon nasabah juga bisa menentukan apakah bersedia menanggung biaya tersebut atau tidaknya, sebelum mengajukan pinjaman. 

Simulasi cicilan sebelum mengajukan pinjaman

Dalam level yang lebih lanjut, beberapa fintech juga menyediakan fitur kalkulator simulasi cicilan pada aplikasi atau situsnya. Untuk menggunakan fitur ini, calon nasabah tidak perlu mengunggah data-data pribadi, cukup masukkan angka pinjaman dan pilihan tenor, kemudian fitur simulasi akan menampilkan besaran pinjaman yang akan diterima nasabah, aneka potongan yang menyertai pinjaman, hingga angsuran yang harus dibayar per bulannya. 

Kredivo termasuk salah satu fintech yang menyediakan fitur ini pada aplikasinya. Untuk pengguna Premium, Kredivo dapat mmeberikan limit maksimal hingga Rp 30 juta. Limit ini dapat digunakan untuk transaksi bayar dalam 30 hari, cicilan tenor 3/6/12 bulan, hingga dicairkan jadi pinjaman dana tunai secara langsung lewat aplikasi Kredivo. Dengan suku bunga angsuran hanya 2,95% per bulan, pinjaman dana tunai di Kredivo terbagi menjadi dua jenis: pinjaman mini dengan minimum pengajuan pinjaman Rp500.000 dan pinjaman jumbo dengan minimum pengajuan pinjaman sebesar Rp 1 juta ke atas. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to Top