Teknologi Gembok Elektronik

Teknologi Gembok Elektronik – Seiring perkembangan zaman medern seperti sekarang ini. Teknologi di zaman sekarang semakin canggih dari masa ke masa, hampir setiap alat sudah menggunakan teknologi canggih yang bisa dibilang menakjubkan.


teknologi gembok elektronik

Berbagai teknologi telah dimunculkan dan diedarkan untuk membantu pekerjaan manusia, setelah sebelumnya robot pintar dan charger wireless. Kini hadir teknologi gembok elektronik, teknologi tercanggih yang merupakan teknologi terbaru dan tercanggih pada saat ini. Untuk mengetahui informasi terbaru dan terlengkapnya Anda bisa simak di internet.

Mungkin akan bingung saat mendengar kata Noke, Noke adalah sebuah teknologi gembok elektronik yang dapat dibuka hanya menggunakan smartphone.

Nama Noke sendiri diambil dari pengucapan No-Key atau dengan kata lain tanpa kunci, yang dibuat oleh perusahaan teknologi Fuz Design. Dari namanya saja sudah diketahui bahwa kalah memang teknologi gembok elektronik ini tidak dibuka dengan kunci melainkan menggunakan konektivitas bluetooth yang ada pada smartphone.

Fuz Design juga mengklaim bahwa keluaran terbarunya ini merupakan teknologi gembok elektronik bluetooth pertama yang ada di dunia.

Smartphone yang digunakan untuk membuka Noke ini ialah smartphone yang sebelumnya sudah diotorisasi serta Fuz Design juga sudah memperhatikan masalah keamanan, setiap teknologi gembok elektronik ini atau kunci diberikan nama unik.

Akses kunci yang ada juga dapat digunakan oleh pengguna lain apabila orang lain mengetahui kode unik pemakai menggunakan aplikasi android maupun iOS. Teknologi gembok elektronik ini sudah terbukti banyak membantu penggunanya.

Penggunaan teknologi gembok elektronik ini diklaim sangat berpengaruh dan membantu, karena mampu membuka tanpa repot-repot menggunakan kunci sehingga tidak perlu takut kehilangan kunci lagi. Noke ini terbukti sudah banyak digunakan serta cukup ampuh untuk mengamankan barang-barang berharga pemakai.

Noke kini hadir dengan desain dan kegunaan yang unik, proyek teknologi gembok elektronik ini dengan mudah mencapai target sekitar 100 ribu USD meskipun batas waktu masih tersisa sebanyak 29 jari.

Belum diketahui pasti teknologi gembok elektronik ini akan rilis kapan dipasaran dan akan dibanderol dengan harga berapa namun yang jelas pihak Fuz Design akan mengusahakan agar teknologi gembok elektronik ini mudah laku di pasaran dunia khususnya pasar teknologi.

Sejarah mencatat bahwa gembok telah digunakan semenjak zaman Romawi Kuno sekitar antara tahun 500 sebelum masehi hingga 300-an. Gembok ini juga digunakan oleh para pedagang China semenjak akhir Dinasti Han. Namun menariknya, selama ratusan bahkan ribuan tahun terakhir, desain gembok tidak banyak berubah. Termasuk pada desain teknologi gembok elektronik ini.

Setidaknya ada dua bagian penting dari sebuah teknologi gembok elektronik yaitu gembok itu sendiri, yang berfungsi untuk mengamankan barang, selanjutnya ialah alat untuk mengaksesnya, seperti kunci ataupun kombinasi password. Tapi seperti di zaman dahulu, metode analog ini mempunyai kelemahan yaitu kunci dapat hilang atau dicuri, lalu sandi berupa angka juga mudah terlupakan.

Mengkombinasi penyajian tradisional yang terbukti efektif serta teknologi modern, tim pembuat menawarkan solusi mutakhir dalam mengamankan barang-barang dengan mengenalkan teknologi gembok elektronik. Menggunakan bahasa Inggris kata Noke sama seperti mengucapkan ‘no key‘ dan memang benar, alat ini tidak membutuhkan kunci melainkan gembok berkonektivitas bluetooth pertama.

Teknologi gembok elektronik hadir layaknya gembok biasa, namun ia tidak memiliki lubang kunci. Perangkat ini sangat kuat serta dibuat dari material baja dan boron, selain itu tetap berfungsi dalam kondisi ekstrim sekalipun. Pencipta gembok ini mengusung noke dengan teknologi anti shim, sehingga pencuri tidak bisa mengakalinya tanpa tombol dan celah. Gembok ini juga tahan air. Developer  memanfaatkan empat buah segel silikon untuk menjaga agar air tidak dapat masuk dalam gembok ini.

Dengan mengunduh app di iOS atau Android, pengguna bisa dengan mudah memasangkan noke ke smartphone  melalui sambungan bluetooth 4.0. Dengan aplikasi ini, pengguna dapat mengubah nama teknologi gembok elektronik miliknya bahkan melengkapinya dengan foto si pengguna.

Untuk membuka teknologi gembok elektronik, hanya tinggal menekan bagian besi melengkung. Kemudian akan aktif dan langsung mencari smartphone  pemiliknya. Apabila handset berada dalam jarak tiga meter, teknologi gembok elektronik langsung otomatis terbuka. Pengguna sama sekali tidak perlu membuka aplikasi atau mengeluarkan smartphone dari saku.

Dan dengan konektivitasnya, teknologi gembok elektronik juga menawarkan kemampuan sharing. Pengguna tidak perlu lagi saling meminjamkan kunci untuk mengakses tempat penyimpanan atau loker bersama. Pengguna tinggal mengkustomisasi siapa saja yang dapat membuka gembok elektronik ini, baik secara permanen maupun sementara. Applikasi tidak lupa menyajikan daftar history gembok elektronik untuk memonitor pemakaiannya.

Apabila baterai smartphone habis berarti pengguna harus mengisi ulangnya terlebih dulu untuk membuka gembok. Pencipta teknologi gembok elektronik ini memberikan alternatif akses cepat menggunakan teknik tap code dengan menekan bagian besi pengunci dengan kombinasi ala kode morse yang sudah ditentukan sebelumnya.

Baca juga : http://informasi.student.ittelkom-pwt.ac.id/2019/04/01/negara-jepang-panen-besar-teknologi-sains/

Teknologi gembok elektronik dilengkapi dengan baterai yang dapat bertahan selama satu tahun dalam penggunaan normal. Baterai ini mudah diganti apabila habis. Namun jika habis dalam kondisi terkunci, tidak usah khawatir, pengguna tinggal memasukkan pin kecil untuk mendorong penutup baterai. Rencananyagembok elektronik ini akan dijual dengan kisaran harga US$ 89 hingga 110.

Itulah pembahasan mengenai teknologi gembok elektronik. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to Top